RS. UMM
Menurut Putri Darmas (2016), Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah
Malang diresmikan oleh Presiden Ke-5 Republik Indonesia oleh Ibu Hj.
Megawati Soekarno Putri pada tanggal 17 Juni 2014. Pembangun RS UMM
dimulai 2009 dan peletakan batu pertamanya dilakukan menteri pendidikan
yang kala itu dijabat Bambang Sudibyo. RS UMM di bangun diatas lahan
dengan lokasi RS UMM berada di jalan raya Tlogomas, Malang, Jawa Timur.
RS UMM tidak jauh dari Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Malang yaitu
tepatnya di sebelah timur terminal Landungsari.
RS. UMM berdiri diatas
tanah seluas 9 hektar dan memiliki bangunan utama setinggi 6 lantai dan
beberapa bangunan gedung penunjang setinggi 5 lantai dan gedung rawat
inap setinggi 3 lantai. Bentuk bangunan yang megah dan tertata rapi
dengan ciri khas arsitektur tiongkok, menjadikan RS Universitas
Muhammadiyah Malang ini mudah dikenali oleh segala lapisan
masyarakat.Keberadaan RS UMM merupakan bagian dari layanan kesehatan
untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pasien. Untuk kebutuhan
rawat inap, RS UMM menyediakan empat pilihan kelas, yakni kelas III,
II, I dan VIP yang ditunjang dengan layanan CTScan 62 slice, karakter
jantung hingga USG 4 dimensi.
Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono
Menurut Fahmi (2016), Lokasi masjid terletak di dalam Komplek Rumah
Sakit Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang di di Jl. Tlogomas,
sekitar 500 meter dari kampus III Universitas Muhammadiyah Malang.
MASJID ini berada di sebelah kiri rumah sakit UMM. Masjid dengan gaya
arsitektur cina ini memiliki keunikan tersendiri dari segi bangunan.
Karena masjid ini merupakan bangunan dengan gaya tionghoa, sehingga
banyak menarik perhatian banyak orang jadi tidak heran jika masjid ini
sebagai ciri khas dan merupakan salah satu icon dari UMM.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar