Rabu, 22 Juni 2016

RS. UMM & Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono

RS. UMM
Menurut Putri Darmas (2016), Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang diresmikan oleh Presiden Ke-5 Republik Indonesia oleh Ibu Hj. Megawati Soekarno Putri pada tanggal 17 Juni 2014. Pembangun RS UMM dimulai 2009 dan peletakan batu pertamanya dilakukan menteri pendidikan yang kala itu dijabat Bambang Sudibyo. RS UMM di bangun diatas lahan dengan lokasi RS UMM berada di jalan raya Tlogomas, Malang, Jawa Timur. RS UMM tidak jauh dari Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Malang yaitu tepatnya di sebelah timur terminal Landungsari.
RS. UMM berdiri diatas tanah seluas 9 hektar dan memiliki bangunan utama setinggi 6 lantai dan beberapa bangunan gedung penunjang setinggi 5 lantai dan gedung rawat inap setinggi 3 lantai. Bentuk bangunan yang megah dan tertata rapi dengan ciri khas arsitektur tiongkok, menjadikan RS Universitas Muhammadiyah Malang ini mudah dikenali oleh segala lapisan masyarakat.Keberadaan RS UMM merupakan bagian dari layanan kesehatan untuk memberikan pelayanan  terbaik bagi seluruh pasien. Untuk kebutuhan rawat inap, RS UMM menyediakan empat pilihan kelas, yakni kelas III, II, I dan VIP yang ditunjang dengan layanan CTScan 62 slice, karakter jantung hingga USG 4 dimensi.

Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono

Menurut Fahmi (2016), Lokasi masjid terletak di dalam Komplek Rumah Sakit Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang di di Jl. Tlogomas, sekitar 500 meter dari kampus III Universitas Muhammadiyah Malang. MASJID ini berada di sebelah kiri rumah sakit  UMM. Masjid dengan gaya arsitektur cina ini memiliki keunikan tersendiri dari segi bangunan. Karena masjid ini merupakan bangunan dengan gaya tionghoa, sehingga banyak menarik perhatian banyak orang jadi tidak heran jika masjid ini sebagai ciri khas dan merupakan salah satu icon dari UMM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar